Back

Yuk Belajar lagi, 9 Alasan Kenapa Rasulullah Menyarankan Berbisnis

Mendapatkan fakta menarik  bahwa bisnis di Indonesia semakin berkembang pesat seiring majunya teknologi. Jika dulu, banyak orang berbondong-bondong melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, kini sebagian besar justru beralih profesi sebagai pebisnis, membuka start-up, boot-strap, ide bisnis yang dulu tidak ada kini populer luar biasa.

Berbisnis menjadi sebuah pilihan cerdas bagi umat muslim, mengingat Indonesia merupakan lahan bisnis yang subur. Terlebih, setelah bisnis syariah mulai digalakkan dan hijab menjadi tren fashion yang diminati. Alhasil, banyak pengusaha yang bersaing untuk memberikan kualitas terbaik bagi konsumen. Rasulullah pun menyarankan agar umat muslim bermuamalah.

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa berdagang sangat dianjurkan dalam Islam? Ada 9 alasan kenapa Rasulullah menyarankan berbisnis, diantaranya sebagai berikut:

1. Rasulullah adalah Pedagang

Semasa hidupnya, Rasulullah dikenal sebagai seorang pedagang yang sukses. Nabi Muhammad Saw. mempelajari bisnis sejak umur 12 tahun. Itulah mengapa di usia 25 tahun, Rasulullah telah menjadi seorang pengusaha yang kaya raya dan dikenal hingga ke luar Mekkah.

2. Berdagang Lebih Dicintai

Semua pekerjaan adalah baik. Namun, menurut Rasulullah, berdagang lebih utama. Dari Ibnu Umar, beliau berkata,

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْكَسْبِ أَفْضَلُ؟ قَالَ : عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Saat Muhammad Saw. ditanya mengenai pekerjaan yang paling utama, beliau menjawab, “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perniagaan yang baik.” (HR. Thabrani dalam Al Mu’jam Kabir; shahih)

3. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Semakin sukses bisnis yang Anda rintis maka semakin luas pula kesempatan untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Singkatnya, Anda turut berkontribusi mengurangi angka pengangguran.

4. Rezeki Tidak Terbatas

Berbeda dengan jenis pekerjaan lain yang jumlah pendapatannya sudah pasti, berbisnis akan mengalami pasang surut. Namun, jika dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan rezeki yang Anda peroleh tidak terbatas.

5. Ladang Amal

Islam merupakan agama yang penuh cinta dan kasih. Rasulullah mengajarkan untuk selalu berbuat baik pada siapa saja. Meski beramal tidak harus menggunakan materi, Anda dapat menyisihkan sebagian keuntungan untuk digunakan di jalan Allah.

6. Media Dakwah

Setiap Muslim memiliki kewajiban untuk melakukan dakwah seperti yang terkandung dalam Surah Ali Imran.

… كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)

Jika merunut sejarah, agama Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan. Dengan kata lain, sembari berbisnis, Anda dapat berdakwah mengenai indahnya Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin.

7. Membentuk Mental

Sikap mandiri, tak mudah putus asa, dan berpikir positif akan terbentuk secara alamiah. Hal tersebut wajar, mengingat bisnis tidak selalu berbuah manis. Ada kalanya Anda akan merugi atau mengalami hal yang kurang mengenakan.

8. Melatih Kesabaran

Menjadi seorang pebisnis tidaklah mudah. Setiap hari Anda akan bertemu dengan konsumen yang memiliki sifat berbeda. Anda pun dituntut untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, bagaimanapun kondisinya. Secara tidak langsung, kesabaran Anda akan meningkat.

9. Memperluas Jaringan

Berdagang memberi kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang dari berbagai penjuru. Anda dapat memperluas jaringan dan mengukuhkan jalinan tali silaturahmi.

Itulah beberapa alasan mengapa dalam Islam sangat dianjurkan untuk berbisnis. Tentunya, bisnis yang halal dengan mengharap rida Allah SWT. Share ya artikel ini sehingga banyak orang tahu dan mau berbisnis semakin banyak.

Post a Comment