Back

Tujuh Olahragawan Muslim yang Bukan dari Negeri Muslim

Di Indonesia, Anda tentu mengenal beberapa olahragawan muslim ternama, seperti Taufik Hidayat, Rio Haryanto, Tontowi Ahmad, dan masih banyak lagi. Namun, bagaimana dengan mereka yang berasal dari negeri yang mayoritas penduduknya bukan muslim? Berikut 7 olahragawan/wati muslim yang bukan dari negeri muslim:

1. Karel Abraham

Pria berusia 28 tahun ini adalah satu-satunya pembalap muslim asal Ceko di kelas MotoGP 2017. Di tengah kesibukannya sebagai pembalap, Karel Abraham menyempatkan studi di Universitas Defence dan mendapat gelar sarjana hukum pada tahun 2014. Nomor balap yang dia pakai merupakan jumlah rakaat shalat wajib sehari semalam, yaitu 17.

2. Ibtihaj Muhammad

Ibtihaj Muhammad adalah olahragawati muslim Amerika pertama yang mengenakan hijab. Dia berhasil meraih medali perunggu pada cabang anggar di ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Ibtihaj Muhammad mulai mengasah bakatnya bermain anggar sejak 2007. Atas prestasinya dalam bidang olahraga, boneka Barbie berhijab pertama di dunia lengkap dengan busana khas atlet anggar diluncurkan pada 14 November 2017.

3. Mesut Ozil

Pria keturuan Turki berkebangsaan Jerman ini lahir pada 15 Oktober 1988 di Gelsenkirchen, Jerman Barat. Saat ini, Mesut Ozil bergabung dengan klub sepakbola Arsenal semenjak keluar dari Real Madrid pada tahun 2013. Sebagai salah satu pemain terbaik di timnas Jerman, Mesut Ozil tidak berpuasa pada saat mengikuti Piala Dunia 2014 di Brasil dan Piala Eropa 2016 di Prancis agar bisa berlatih dan bermain dengan maksimal dan membayar hutangnya di kemudian hari.

4. Mo Farah

Mo Farah adalah salah satu pelari jarak jauh muslim Inggris.  Dia meraih medali emas di nomor lari 5.000m dan 10.000m putra di Olimpiade Rio de Janeiro pada 2016 dan Olimpiade London pada 2012. Saat latihan berlangsung pada bulan puasa, Mo Farah tetap menjalankan ibadah puasanya. Selain menjadi atlet, Mo Farah juga aktif di komunitas Muslim Britania Raya dan menjadi aktivis di Muslim Writers Awards.

5. Asmaah Helal

Asmaah Helal adalah pemain sepakbola wanita muslim Australia. Wanita yang selalu mengenakan hijab saat bermain bola ini bergabung dengan klub UNSW (United New  South Wales) yang berkompetisi di Super League Australia.

Pada 2012, Asmaah Helal berkunjung ke Indonesia dalam kegiatan program Muslim Exchange Program. Dia berkeliling ke sekolah-sekolah dan pesantren selama kurang lebih 2 minggu untuk berbagi pengalaman sebagai olahragawati muslim berhijab di cabang olahraga sepakbola.

6. Aravane Rezai

Aravane Rezai tercatat sebagai petenis muslim paling sukses di dunia. Wanita berkewarganegaraan Prancis dan Iran ini lahir pada 14 Maret 1987. Aravane Rezai berhasil masuk putaran kedua Grand Slam Wimbledon 2010. Di samping itu, dia juga pernah mengalahkan ratus tenis dunia, seperti Justine Henin dan Maria Sharaprova.

7. Anthony Joshua

Anthony Joshua lahir pada 15 Oktober 1989 di Watford, Inggris. Dia adalah salah satu olahragawan muslim Inggris di cabang tinju. Pada Olimpiade 2012 di London, Anthony Joshua sukses meraih medali emas di usia masih muda. Anthony Joshua telah mencatat rekor sempurna dengan mengikuti 19 pertarungan, 19 menang sekaligus 19 KO. Melihat prestasi yang telah ia dapatkan, penerus jejak petinju legendaris Muhammad Ali pantas disandangnya.

Tujuh olahragawan muslim yang bukan dari negeri muslim menjadi inspirasi bagi setiap muslim lainnya untuk berprestasi. Kesuksesan tidak bisa hanya diraih dengan kerja keras dan dukungan tetapi juga doa.

Jangan lupa juga untuk berbagi inspirasi dengan membagikan artikel ini ke teman dan rekan. Semoga bermanfaat.

Post a Comment