Back

7 Designer Timur Tengah yang Mendunia

Fashion merupakan salah satu industri terbesar di dunia. Ratusan juta dolar berputar di bisnis ini setiap tahunnya. Tak heran jika para designer Timur Tengah berlomba-lomba merancang busana terbaik agar tetap bisa bertahan di industri ini, serta selalu meningkatkan kualitas karya untuk bisa mengukir namanya di panggung mode internasional.

Berikut adalah 7 designer Timur Tengah yang telah berhasil mendunia.

1. Rula Ghalayini

Rula Ghalayini terjun ke dunia desain sejak mengikuti program desain grafis di American University of Beirut. Wanita asal Lebanon ini menggali dan mendefinisikan kembali akar masyarakat menggunakan karya seni oriental dan arabesque

Mereknya diluncurkan pada tahun 2007 dengan nama Poupee Couture.  Koleksinya meliputi The Cuff Collection, yang terdiri dari tas tangan, perhiasan, serta The Articulate Collection yang terinspirasi dari seni dan arsitektur.

2. Rami Kadi

Rami Kadi merupakan perancang busana berdarah Lebanon-Amerika yang lulus dari sekolah mode Prancis ESMOD pada tahun 2008. Keistimewaannya menyatu dari Timur dan Barat, memancarkan campuran kebebasan, emansipasi, dan kehangatan tradisional.

Dia membuka studio dan butik pertamanya di Beirut pada tahun 2011, dan berhasil menarik banyak klien berkat kreasi uniknya.

3. Zareena

Dalam bahasa Persia, nama Zareena berarti benang emas. Sejak awal, perancang berbakat ini memang telah menunjukkan kecintaannya akan fashion. Hal tersebut bermula ketika ia mempelajari Manajemen Bisnis di India. Dia bahkan memulai pencarian sampai ke seluruh dunia untuk menemukan tekstil dan sulaman terbaik.

Koleksi perdananya diluncurkan pada akhir tahun 80-an. Pada tahun 1994, Zareena mendirikan rumah modenya, Fasateen, di Dubai, dan berhasil mendapat beberapa penghargaan.

4. Jean Louis Sabaji

Jean lulus dari Universitas Amerika Lebanon pada tahun 2009 dan melanjutkan pendidikannya ke Domus Milan. Latar belakang keluarganya yang bergelut di bidang mode telah mendorongnya terjun ke dunia Haute Couture. Para kliennya menyebut Jean Louis Sabaji “bukan perancang busana atau produsen pakaian, melainkan pembangun karakter, konsep dan geraka”.

5. KAGE

Arwa Abdelhadi dan Basma Abu Ghazaleh merupakan fashion designer asal Uni Emirat Arab. Keduanya adalah penggagas dari merek busana wanita yang dikenal dengan nama KAGE. Fashion designer glamor di UEA biasanya merancang agar wanita mencari fashion mewah yang unik dan modern. Hasil karya tangan KAGE paling tepat didefinisikan sebagai keselarasan potongan vintage yang terilhami oleh kemewahan modern.

6. Bashar Assaf

Bashar Assaf adalah perancang busana Lebanon yang lahir di Jeddah. Dia pindah ke Beirut untuk bergabung dengan ESMOD. Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia bekerja sebagai perancang dan penata rambut di industri Periklanan dan Hiburan. Pada akhir 2012, Bashar terpilih sebagai salah satu perancang Starch Foundation. Ia juga dinominasikan oleh Elle Style Awards untuk Best Upcoming Fashion Designer di Timur Tengah tahun itu.

7. Reemami

Reema Al Banna adalah desainer UEA yang merupakan pendiri dan CEO Reemami. Dia pertama kali bereksperimen dengan pola sebagai desainer grafis, kemudian menerapkannya pada fashion. Reema tidak mengikuti tren musiman. Sebagai gantinya, wanita ini selalu berinovasi dengan gaya baru dan berbeda. Hasil karyanya sukses mendulang banyak pujian dari kritikus mode dan pelanggan setia.

Itulah ulasan singkat 7 designer Timur Tengah yang telah berhasil mengharumkan nama di kancah internasional. Semoga bisa menjadi inspirasi, ya. Yuk, bagikan info bermanfaat ini ke teman-teman lainnya!

Post a Comment