Back

9 Hafidz Muda yang Menginspirasi

Kemurnian Alquran dipelihara oleh Allah dengan cara luar biasa, salah satunya dengan memberikan daya ingat yang kuat kepada manusia yang dikehendaki-Nya, orang-orang yang kemudian dikenal dengan sebutan hafidz quran.

Ada banyak hafidz quran di seluruh dunia, tidak sedikit juga dari mereka yang masih muda. Nah, siapa sajakah mereka? Berikut uraian singkatnya.

1. Syarifuddin Khalifah

Syarifuddin merupakan hafidz asal Arusha, Tanzania. Pemuda yang lahir dari keluarga Katolik ini sudah mampu menghafal Alquran sejak berusia 2 tahun. Tak hanya itu, Syarifuddin juga menguasai berbagai bahasa, di antaranya: Inggris, Prancis, Italia, dan Swahili.

2. Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i

Di usia 5 tahun, Husein sudah bisa menghafal menghafal 30 juz Alquran. Dia juga mampu menerjemahkan arti setiap ayat ke dalam bahasa Persia.

Husein pernah mengikuti ujian doktoral di Hijaz College Islamic University Inggris dan mendapat nilai 93. Ia pun dikukuhkan menjadi Doktor Honoris Causa dalam bidang Science of the Retention of the Holy Quran.

3. Syekh Jihad Al-Maliki

Kendati buta, Jihad Al Maliki mempunyai ingatan yang kuat.  Dia mulai menghafal Alquran sejak usianya masih 5 tahun. Pada usia 7 tahun, ia sudah bisa menghafal 30 juz. Selain itu, dia sudah hafal lebih dari seribu hadis sehingga membuat kagum banyak ulama.

4. Vera Farinak

Setelah 17 tahun menjadi mualaf, Vera Farinak pun menjadi muslimah pertama di Ukraina yang mampu menghafal Alquran. Dia mulai dengan belajar bahasa Arab, kemudian menulis ayat-ayat kitab suci hingga bisa menghafal menghafalnya dengan dibantu oleh Pusat Kebudayaan Islam di Kiev.

5. Mariya

Mariya sudah bisa menghafal Alquran di usia 7 tahun. Dia memulai hafalan dengan surat Yasin saat umur 5 tahun dalam rangka acara amal untuk penggalangan dana peduli Suriah. Melihat potensi putrinya, ibu Mariya pun memutuskan untuk membimbing anaknya menjadi seorang hafidzah.

6. Muhammad Abdul Rasyid

Bocah asal Riau, Indonesia, yang mendapat gelar ‘syekh’ dari Syekh Ali Jabeer ini sudah bisa berbahasa Arab dan membaca kitab Arab gundul saat berumur 4 tahun tanpa guru. Menginjak usia 5 tahun, dia sudah bisa menghafal Alquran. Tak hanya itu, Syekh Rasyid bahkan bisa menirukan irama 15 imam besar dunia.

7. Khalid Abu Musa

Khalid merupakan hafidz asal Palestina. Kendati autis, ia bisa menghafal Alquran hanya dengan mendengarkan ayat-ayat yang dibacakan berulang-ulang kepadanya.  Dia juga belajar membaca dan menulis. Khalid bahkan bisa berkomunikasi dengan anak-anak lain, serta bermain games dengan teman-temannya.

8. Sahar Nakayama

Tumbuh di lingkungan muslim minoritas tak menyurutkan semangat Sahar Nakayama dalam belajar agama. Remaja asal Jepang tersebut secara rutin menghafal  Alquran dengan adik dan beberapa murid lainnya di sebuah madrasah kecil tempatnya menuntut ilmu. Ia sudah menghafal 30 juz Alquran.

9. Fatih Saferagic

Dia merupakan hafidz asal Amerika yang sudah menghafal Alquran sejak usia 14 tahun.  Tak hanya pandai dalam ilmu agama, Fatih juga aktif di kehidupan sosial dan mengikuti beberapa organisasi. Dia menjadi ketua Remaja Masjid Shaykh Yasir Birjas di Dallas, serta bergabung sebagai penulis dalam situs Islam yang membahas permasalahan remaja, Muslim Youth Musing.

Itulah profil singkat 9 hafidz muda yang menginspirasi. Semoga bisa memotivasi kita untuk menjadi seperti mereka, ya!

Nah, ajak juga teman-teman Anda untuk mengikuti kebaikan, diawali dengan membagikan artikel dari salamberkah.com ini di berbagai media sosial!

Post a Comment