Back

9 Muslim Fashion yang Harus Dilirik

Jika diperhatikan, Industri muslim fashion kini kian berkembang. Tidak hanya di negara mayoritas Islam seperti Indonesia, Malaysia, atau negara Timur Tengah lainnya, merek busana ternama di luar negeri seperti DKNY, Tommy Hilfiger, Net-a-Porter, Zara, Oscar de la Renta, Mango, Dolce & Gabbana, Uniqlo, dan Nike pun mengeluarkan koleksi modest wear.

Untuk bisa tampil islami namun tetap bergaya sebenarnya tidak perlu menggunakan merek ternama. Busana akan terlihat bagus jika pemakainya bisa memilih motif, model, serta padu padan yang tepat. Untuk itu, intip tren muslim fashion yang pernah dan yang akan datang untuk menambah referensi berbusana dan padu padan di bawah ini.

1. Digitarian

Digitarian menjadi salah satu dari empat Indonesia Trend Forecasting 2017/2018. Tren ini ditujukan untuk anak muda karena mode yang diusung keluar dari pakem busana yang sudah ada. Ciri khasnya adalah busana yang riuh, penuh warna, tidak harus senada, serta padu padan yang tidak monoton. Desainer juga bisa bermain dengan potongan bidang tanpa menggunakan pola.

2. Archean

Masih bagian dari Indonesia Trend Forecasting 2017/2018, tren Archean terinspirasi dari unsur bumi, seperti lapisan dan retakan tanah, batu, dan sedimen. Busana pada tren ini akan dipenuhi dengan permainan warna dan tekstur yang terinspirasi dari alam.

3. Vigilant

Berbeda dengan tren digitarian yang penuh warna, tren Vigilant didominasi oleh warna-warna yang menenangkan. Contohnya, desainer Hannie Hananto mengeluarkan koleksi dengan warna alam serta warna-warna monokrom. Ia juga fokus pada detail print ukuran besar pada busananya.

4. Cryptic

Tren terakhir dari Indonesia Trend Forecasting 2017/2018 adalah Cryptic. Ini merupakan tren yang eksperimental karena terinspirasi dari makhluk-makhluk janggal dan monster yang menyeramkan. Pada tren ini, busana didominasi oleh motif dan warna yang memiliki kesan misterius.

5. Inner dan ciput

Jangan lupakan inner dan ciput dalam bergaya. Meski pun tidak memegang peran yang dominan, inner dan ciput juga bisa mengubah penampilan. Di tahun 2018, Zoya menyajikan inner dan ciput yang beragam seperti pink, peach, maroon, navy, dan hitam.

6. Netral menjadi pilihan

Jennahara Nasution, desainer dari baju muslim Jennahara, mengatakan bahwa busana yang banyak digemari di tahun 2018 adalah busana dengan konsep sederhana dan tidak ribet. Baju yang fleksibel untuk dipadankan juga banyak diminati pada 2018. Oleh karena itu, warna netral menjadi warna pilihan para muslimah. Warna netral juga dapat memberikan kesan segar dan muda.

7. Denim

Biasanya bahan denim dipakai sebagai bahan jeans. Cynthia Mahendra, desainer brand Jawhara, membuat busana muslim syar’i dengan menggunakan bahan denim. Bahan denim terasa adem dan ringan dipakai. Selain itu, denim juga menciptakan kesan casual dan santai.

8. Vintage

Vintage adalah tren yang tak lekang dimakan waktu. Outer vintage bisa dipadukan dengan gamis yang digunakan. Hijab polos merupakan pilihan yang tepat agar penampilan tidak terlihat berlebihan.

9. Celana kulot

Celana kulot banyak digemari karena potongannya yang longgar dan tidak membentuk tubuh. Celana kulot akan terlihat indah jika dipadukan dengan blouse, abaya, atau tunik.

Kreativitas para perancang busana serta tren muslim fashion yang berkembang memberikan banyak pilihan untuk muslimah Indonesia. Dengan rentang pilihan yang luas tersebut, para muslimah bisa tetap cantik dan bergaya tanpa keluar dari syariat Islam.

Jangan sampai informasi bermanfaat ini berhenti di kamu. Klik share agar semakin banyak orang yang tahu.

Post a Comment