Back

7 Saran Penting Pake Banget dari yang Sudah Berumur 30 Tahun Lebih, Buat yang Masih Usia 18-24 Tahun

Buat kamu yang masih usia antara 18-24 tahun, tentu masih seru-serunya dalam dunia remaja yang sedang mencari jati diri. Nah, biar langkahmu terarah, coba baca tiga saran penting yang tim salamberkah.com sarikan dari buku karya Syekh Mustafa al-Ghalayini (1886-1944) berjudul Idzatun Nasyi’in. Agar tambah seru, ikuti juga empat poin selanjutnya yang disarikan dari tulisan John Tapene, tokoh masyarakat di tahun 1956 yang juga Kepala Sekolah Northland College berjudul Words for Teenagers.

1. Jadilah Remaja yang Kreatif dan Inovatif

Semakin kreatif seseorang, makin banyaklah manfaatnya bagi orang lain. Kamu yang sedang berkembang cobalah untuk melatih pemikiranmu lebih liar dalam arti positif. Bangsa ini membutuhkan remaja dan pemuda kreatif sepertimu.

2. Milikilah Rasa Nasionalisme

Kamu adalah calon pemimpin di masa depan. Rasa nasionalisme mendorong kita untuk membela dan mempertahankan tanah air Indonesia. Nasionalisme sejati kata Syekh Musthofa adalah kerelaan berbuat kebaikan untuk bangsa dan negara, bahkan rela mengorbankan jiwa dan raga demi tegak dan makmurnya rakyat.

3. Miliki Rasa Percaya Diri

Percaya diri itu kunci keberhasilan. Tanpa rasa percaya diri, seorang pemuda tak akan mampu menggapai cita-cita dan impian. Sebaliknya, rasa percaya tinggi akan membuatmu memiliki motivasi, optimisme, daya juang, pantang menyerah, hingga tahan banting untuk setiap kegagalan.

4. Nggak Usah Bingung, Banyak Hal di Sekitar yang Bisa Kamu Lakukan

Mungkin kamu jadi punya pikiran yang abstrak membaca tiga poin di atas. Nah, lantas mau ngapain? Tak perlu bingung, Pak John Tapene memberikan arahan yang lebih enteng dan nyambung. Intinya lakukan kewajiban dan tanggung jawabmu di rumah.

Kamu bisa mencoba merapikan taman, membersihkan jendela, mengunjungi orang sakit, belajar masak, dan jangan lupa baca buku. Ayo, seberapa pedulikah kamu dengan tugas sepele seperti itu? Dari hal sepele itulah kamu membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian.

5. Kurangi Tuntutan, Perbanyak Memberi dan Melaksanakan Kewajiban

“The world does not owe you a living, you owe the world something,” tulis Pak John. “Dunia tak berutang hidup padamu, kamulah yang berutang sesuatu pada dunia”. Jadi jangan terlalu menuntut hakmu, lakukan saja kewajibanmu. Mari kita pikirkan apa yang bisa kita berikan kepada lingkungan kita, daripada menuntut mereka memenuhi hak kita.

Lihat lingkungan kotor, bersihkan saja. Nggak usah memaki pemerintah yang tidak membayar Dinas Kebersihan untuk menyapu halaman rumahmu. Begitu contoh gampangnya.

6. Jangan Jadi Pemuda Manja, Belajarlah Tanggung Jawab

Tidak ada kebahagiaan terus-menerus tanpa perjuangan. Kamu harus belajar tanggung jawab dan mulai membangun masa depan. Rencanakan dan raih targetmu. Kuliah jangan cuma untuk ikut-ikutan tren, pamer nilai, atau malah cari gebetan. Ingat, jika kamu sukses, semakin banyak yang bisa kamu lakukan untuk orang sekitarmu.

7. Awali Semuanya dari Sekarang

Sudah mantap melaksanakan satu atau beberapa dari 7 saran penting di atas? Oke, lakukan itu mulai sekarang. Tak perlu menunggu kamu dewasa untuk mandiri, karena kemandirianmu saat dewasa justru dibangun dari masa remaja. Jadi, awali kontribusimu pada lingkungan dan diri sendiri serta harapan masa depan, mulai dari sekarang. Semoga masa mudamu indah dan bermanfaat.

Jika artikel ini dirasa bermanfaat, jangan hanya simpan sendiri ya. Share juga ke rekan dan kerabat.

Post a Comment